Pemberdayaan Santri dalam Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan Berbasis Ekoteologi di Pondok Pesantren
DOI:
https://doi.org/10.52622/jam.v5i2.639Abstract
Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter santri, termasuk dalam membangun kesadaran ekologis berbasis nilai-nilai Islam. Namun, banyak pesantren masih menghadapi persoalan lingkungan, serta belum terintegrasinya edukasi ekoteologi dalam aktivitas keseharian. Pondok Pesantren Darul Arifin di Provinsi Jambi masih mengalami permasalahan timbunan sampah sisa makanan santri yang cukup tinggi dan hingga kini masih dikelola secara konvensional tanpa pemilahan dan pengolahan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengintegrasikan nilai-nilai ekoteologi Islam dalam praktik kehidupan santri serta memberdayakan santri sebagai agen perubahan lingkungan melalui aksi nyata santri dalam pengelolaan lingkungan derngan pembentukan Green Santri Team. Metode yang digunakan meliputi edukasi partisipatif, pelatihan teknis, pendampingan, dan aksi lingkungan. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, dan evaluasi program yang dihasilkan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman nilai-nilai ekoteologi pada santri dari 30% menjadi 85% dan meningkatnya kesadaran santri melalui praktik aksi lingkungan dari 50% menjadi 95%. Kesimpulannya, pemberdayaan santri dalam pengelolaan lingkungan berbasis ekoteologi tidak hanya meningkatkan pemahaman nilai-nilai ekoteologi pada santri tetapi juga meningkatkan aksi nyata santri dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan di pondok pesantren.
Kata Kunci : Eco-pesantren; Pemberdayaan santri; Pengelolaan lingkungan berkelanjutan; Ekoteologi Islam
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nisa Aulia, Iftitah Utami, Hafifatul Auliya Rahmy, Ayu Nurkhayati, Rina Juliana, Marissa Putriana, Defina Dwi Bulan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














