JURNAL ABDIMAS MADUMA https://www.journal.eltaorganization.org/index.php/ecdj <div id="journalDescription"> <p>Jurnal Abdimas MADUMA (JAM) adalah Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat yang diterbitkan oleh ELTA merupakan jurnal pengembangan dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.</p> <p>Jurnal Abdimas <strong>MADUMA (JAM)</strong> adalah jurnal Pengabdin masyarakat dengan terbitan pertama pada bulan Maret 2022 dengan volume terbitan pertama 2 kali dalam satu tahun yaitu dibulan Maret dan Oktober kemudian diusulkan perubahan pada tahun 2023 menjadi April dan Oktober. Pada Tahun 2025 Berdasarkan pengumuman hasil akreditasi jurnal ilmiah periode 1 tahun 2025 dengan nomor surat 0173/C3/DT.05.00/2025 pada tanggal 21 Maret 2025, memperoleh Akreditasi pada peringkat Sinta 5. dengan banyaknya permintaan publikasi dari penulis Pengelola mengususlkan volume terbitan menjadi 4 kali dalam setahun mulai pada Volume 4 No. 2 bulan Juli 2025 sehingga volume terbitan menjadi Januari, April, Juli dan Oktober. Penulisan artikel jurnal dapat ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa indonesia</p> </div> English Lecturers and Teachers Association (ELTA) en-US JURNAL ABDIMAS MADUMA 2828-6812 Pendampingan Ibu Hamil melalui Media Edukasi untuk Pencegahan Stunting di Galesong Takalar https://www.journal.eltaorganization.org/index.php/ecdj/article/view/656 <p>Stunting masih menjadi sebuah permasalahan kesehatan yang cukup tinggi di Indonesia, termasuk di Kecamatan Galesong Takalar, dengan prevalensi mencapai 28% pada tahun 2024. Kondisi ini menunjukkan pentingnya upaya pencegahan sejak masa kehamilan, gizi dan kesehatan ibu hamil sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan janin serta risiko stunting pada anak. Oleh karena itu, diperlukan intervensi edukasi yang mudah dipahami dan dapat menjangkau langsung masyarakat, khususnya ibu hamil. Kegiatan ini mempunyai tujuan yaitu guna menaikkan tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai gizi seimbang dan kesehatan kehamilan sebagai strategi pencegahan stunting. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan berbasis media video, leaflet, dan poster, serta penguatan melalui diskusi secara interaktif. Evaluasi dilaksanakan dengan memberikan pretest sebelum kegiatan serta posttest setelah kegiatan guna mengetahui pemahaman dari peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil, dengan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 60,2 pada pretest menjadi 84,5 pada posttest, atau mengalami peningkatan sebesar 24,3% setelah diberikan edukasi.. Selain itu, peserta juga menunjukkan perubahan sikap dalam perencanaan pola makan harian dan kepedulian terhadap kesehatan selama kehamilan. Dapat disimpulkan bahwa media edukasi sederhana namun informatif terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas ibu hamil untuk mencegah stunting.</p> <p><strong>Kata Kunci : gizi ibu hamil; media Edukasi; stunting.</strong></p> Nurfaidah Uphe Hadijah Alimuddin Guruh Amir Putra Nur Alam Hezron Alhim Dos Santos Sugirah Nour Rahman Irene Ekklesia Adriani Muthmainnah Copyright (c) 2026-04-06 2026-04-06 5 2 11 17 10.52622/jam.v5i2.656 Community-Based Education and Health Screening for Chronic Disease Complications (Stroke and Heart Disease) https://www.journal.eltaorganization.org/index.php/ecdj/article/view/675 <p>Chronic diseases such as stroke and heart disease remain leading causes of morbidity and mortality in Indonesia, particularly among middle-aged and elderly populations. Limited awareness and inadequate routine health screening contribute to delayed detection and complications. This community service program aimed to enhance public knowledge about chronic disease complications and to facilitate early identification of risk factors in Oebobo District, Kupang City. The activity, conducted on March 22, 2025, involved 36 participants aged 30-74 years and included health education sessions, interactive discussions, and basic examinations consisting of blood pressure, blood glucose, cholesterol, and uric acid assessments. A pre test – post test design was used to measure knowledge improvement, while a structured questionnaire assessed participant satisfaction. The results showed a significant increase in knowledge, with mean scores improving from 47.22 to 89.58. Several participants were found to have abnormal clinical indicators requiring further medical evaluation, underscoring the need for accessible community-level screening. Overall satisfaction was very high, with a total score of 37.83 out of 40 (94.57%), reflecting strong acceptance of the activity. Although attendance was affected by unfavorable weather, participants demonstrated high enthusiasm and engagement. In conclusion, this initiative effectively improved community knowledge and supported early detection of chronic disease risk factors. Regular and sustainable implementation is recommended to strengthen preventive health efforts in the population.</p> <p><strong>Keywords :</strong> <strong>Chronic disease complications; stroke; heart disease; health screening</strong></p> Janwar olang Bima Adi Saputra Erniyati Fangidae Ballsy C. A. Pangkey Veronica Paula Copyright (c) 2026 Janwar olang, Bima Adi Saputra, Erniyati Fangidae, Ballsy C. A. Pangkey, Veronica Paula https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-04-04 2026-04-04 5 2 1 10 10.52622/jam.v5i2.675